PROFIL WBWR 2010

Ekosistem lingkungan alam sangat penting pengaruhnya dalam kehidupan umat manusia. Kestabilan ekosistem  lingkungan alam  akan memberikan dampak positif bagi manusia, sebaliknya jika lingkungan alam sekitar kita rusak akan berakibat buruk bagi manusia. Salah satu komponen penyusun kesetimbangan ekosistem lingkungan adalah burung. Burung memiliki peranan penting dalam ekosistem karena burung berfungsi sebagai pengontrol populasi serangga dan membantu penyerbukan bunga serta pemencaran biji (Hayati et. al., 2003). Ekosistem dapat dijaga, salah satunya dengan cara konservasi burung. Konservasi  mencakup berbagai aspek positif, yaitu perlindungan, pemeliharaan, pemanfaatan secara berkelanjutan, restorasi dan penguatan lingkungan alam (IUCN, 1980 dalam Iskandar, 2000).

Upaya konservasi dapat berjalan sukses apabila terdapat kontribusi langsung oleh seluruh elemen masyarakat, terutama masyarakat di sekitar kawasan yang mempunyai fungsi ekologis sangat penting. Daerah gunung Anyar, Surabaya dan Bangkalan, Madura merupakan kawasan yang mempunyai fungsi ekologis sangat penting, yaitu dengan sumber daya hutan mangrove yang sedang  berkembang. Hutan mangrove menjadi produsen makanan bagi ekosistem laut, dan hamparan lumpur yang luas menyediakan berbagai jenis molusca dan crustacea sebagai makanan burung-burung pantai. Keberadaan hutan mangrove yang luas dapat berfungsi sebagai penyerap karbon, dengan  demikian apabila keberadaannya dipertahankan atau ditingkatkan dapat berperan menjaga kestabilan ekosistem lingkungan.

Potensi dan peran yang besar yang dimiliki daerah gunung Anyar, Surabaya dan Bangkalan, Madura akhir-akhir ini mengalami berbagai gangguan seperti halnya kawasan konservasi lainya, yaitu telah menjadi daerah yang rawan dengan konflik kepentingan dalam pemanfaatannya. Oleh karena itu salah satu upaya yang dapat menjadi prioritas adalah meningkatkan pemahaman akan pentingnya menjaga kelestarian ekosistem alami daerah gunung Anyar, Surabaya dan Bangkalan, Madura dari kerusakan. Peningkatan pemahaman dapat dilakukan dengan melakukan upaya peningkatan nilai ekonomis dari ekosistem alami, yaitu pengembangan ekowisata. Pengembangan ekowisata dapat meningkatkan peran dan penghargaan masyarakat terhadap ekosistem alami daerah Surabaya dan Madura, yaitu hutan mangrove, burung, hasil tambak dan ruang terbuka hijau yang nyaman.

Kegiatan kompetisi pengamatan burung (Birdwatching) liar dapat menjadi even tersendiri untuk upaya penyadaran masyarakat akan pentingnya penjagaan ekosistem alami, yaitu dengan membangkitkan ekowisata di daerah Surabaya dan Madura. Birdwatching sendiri merupakan salah satu ekowisata yang mengalami perkembangan pesat akhir-akhir ini. Untuk lebih meningkatkan gengsi dalam Pengamatan Burung liar, kegiatan tersebut dibuat dalam sistem kompetisi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: